REVIEW VENDOR DEKORASI : LuvArsha DEKORASI

SCORE : 6.5 !!


This is irritating!!!
Maaf ya sebelumnya, tidak bermaksud menjelekkan vendor ini tapi this one totally messing up all over the place. To be honest, from the very first time meeting him, Mas Tono, both owner and marketer, itu udah sangat sangat mencurigakan. So ladies, do not ever underestimate your insting!

Waktu itu gw udah cemberut dan udah ngedumel habis-habisan ke suami betapa sangat gak enak banget perasaan ini setelah meeting kedua sama dia. Tapi suami bilang, "hush jangan gitu, serahkan aja semuanya sama Allah, toh gak ada pilihan lain, ini udah H min berapa, semua pasti oke koq nanti". Jadilah gw diam seribu bahasa.

Jadi pertemuan pertama bukan sama gw dan suami. Melainkan sama ibu mertua dan nyokap. Vendor ini kita dapat dari paketan catering, agak kecewa sih kenapa Danu rekomendasiin vendor ini. Waktu hati udah mulai ragu sempet  buka buka review orang dan bilang kalau vendor ini kooperatif dan oke. Dibilang tenang gak juga. Karena feeling gw kuat banget bakal gak beres. Nah kekhawatiran ini bukan tanpa alasan lho.

Ini dia fakta yang mendukung keraguan gw soal nih vendor :

1. Setelah meeting dengan ibu mertua dan nyokap, kami dikabari bahwa dia minta tambahan sebesar belasan juta dengan alasan request pelaminan yang 3D, well, kita sanggupin setelah paketan catering yang udah mehong itu demi cantiknya pelaminan nanti.

2. Pertemuan kedua terjadi di TIS Tebet, finally ketemu orangnya pertama kali. Kesan pertama ya standarlah ya, tapi berubah jadi bimbang ketika gw minta dikasih referensi lain tentang dekorasi pelaminan, jenis bunga, warna bunga, dekorasi photobooth, pohon maple, dekorasi galeri foto, dsb. ZONK. Dia cuma punya 1 atau 2!Bayangkan! Itupun hasil foto dari hp yang which is segala galanya gak enak diliat. I mean, foto pake hp bolehlah tapi juga jangan asal. Beda banget waktu kita minta si Danu kasih referensi. Fotonya proper untuk dimasukkan kedalam kategori portofolio. Terus kalau diajak ngomong keliatan banget ngegampangin, alias nyanggupin yang seolah olah menjanjikan. Kalau diminta referensi nyarinya lamaaaaaaaaaa banget. Giliran ada, yang tadi tadi juga. Bahkan dekorasi photobooth dia cuma punya satu!!!!! WATDE.

3. Kita banyak koresponden by bbm. Setiap kali diminta kirim email atau cek email selalu telat 2-3 hari. Ya kitorang juga sibuk keleus. Jadi molor terus. Selalu jawab, nanti malam, nanti nanti dan nanti. Tetep aja. Jadi yang namanya responsif, komunikatif itu jauh banget dari harapan gw.

4. Pertemuan ketiga di CITOS. Sebelum pertemuan itu dia banyak janji ke gw, misal revisi dekorasi, janji foto referensi, warna bunga, dsb. Surprisingly, pas pertama kali ketemu he didn't even recognize my name, the date of our wedding, the venue, and so on!!!! WATDE banget. Dengan gaya cengengesan dan gak enak hati dia nanya dikit-dikit "sorry, kapan ya acaranya?" terus "dimana sorry saya lupa?" dan yang paling gw inget adalah "dari yg meeting terakhir, apa aja ya yang direvisi ya?" IIIIISSSSHHH pengen gw kunyah rasanya. Itu udah kecewa tingkat dewa. Gak ngerti dan cuma bisa nyubit paha suami. Meeting hari itu parah. Jadi kita ketemu gak ada update dari dia. Yang ada ngulang semua yang ada di poin 3. Capek banget.

5. Semua kekhawatiran TERBUKTI saudara saudara pada saat hari H. Semua. Semua yang jadi wilayah dekor dia, semua muanya PECAH. Dari dekorasi pelaminan yang cuma "segitu-doang-elu-minta-tambah????" yang menceng kanan kiri kainnya, yang gak ngikutin sama sekali warna warna bunga sesuai request gw, red carpet yang hampir memakan banyak korban salah satunya ya gw sendiri karena gak rapih, photobooth gw yang ohmygosh jeleknya, dekorasi di belakang meja penerima tamu yang finally disuruh cabut paksa sama suami dan mertua karena kotor dan ada bekas sundutan rokok alhasil belakang penerima tamu GAK ADA PENUTUP APAPUN, galeri foto oh my gosh you should see that!Lampu di pohon maple yang apa banget deh, mini garden di depan pelaminan yang dia-sama-sekali-gak-ngerti-brief-gw, dan lalalalalalala. Masih sangat emosi sekali mengingat itu semua. Sampai dia sendiripun udah gak berani nemuin kita dan keluarga. Kalau gw dan ibu mertua sepakat jangan sampe deh ketemu kita.

Oke ini dia cacatnya :

So, K-LINK punya aturan kalau dekorasi bisa dimulai dari malam sebelumnya, tapi vendor ini mulai dari pagi.
Aturan selanjutnya, dekorasi harus bersih jam 2 karena pihak gedung akan melakukan cleaning dan membutuhkan waktu 1 jam. Namun, si vendor ini ngaretnya bukan main. Padahal acara akad jam 3.30 sore.

Kalau dilihat sekilas seperti gak begitu masalah, tapi ini semua karena gedungnya yang modern dan udah cantik aslinya.

1. Gak kelihatan mewah sama sekali 2. Kursinya joroknya minta ampun dan tak terlihat mewah juga 3. Bunganya terlalu didominasi sama warna daunnya,gebyok banget emang tp bukan ini request nya 4. Karpet permadaninya ya amsyong udah jelek, keriting, dan jorok pula 5. Sayangnya ke crop, kain sebelah kanan itu menceng menceng dan berantakan.


Aih matik. Ini parah banget. Keliatan kan parahnya??? Ini spot bagus banget. Gak bohong. Makanya kita coba pikirin ini. Kita udah bilang disamping rumput itu harus dikasih papan lagi dengan dekorasi. Terus foto foto dibawahnya dikasih serpihan bunga mawar dan bunga-bunga lainnya, jadi gak kosong kayak gitu. Daaaaaaan, please yang ini gak usah dikasih tau, itu meja panjaaaaaang banget dan melingkar, so please spread it you a**h***!!!Dia buat ini terpusat di tengah, so kita dapet laporan kalau kanan kirinya banyak dinaikin sama bocah bocah.

Ini soal photobooth, jadi berangkat dari referensi yang didapat di pinterest, gue kirim lah foto ini ke si Mas Tono. Udah dikirim jadi harusnya dia punya pegangan toh? Gue bilang ikutan aja itu plek-ketiplek. Tetep aja loh jadinya yassalam.

ini referensinya, gokils kan. so hollywood.

Ini jadinya, wakwaw banget kan??? Waktu pertama kali liat suami dan gw langsung menatap nanar "kenapa lampunya kecil banget?kenapa karpetnya begini?kenapa gak dikasih lampu tembak dibawah?" dan yang lebih parah "dari semua kekurangan vendor ini, kenapa harus photobooth kita juga yang jadi korbannya?" pecah.

but in the end, not all people notice for small details. klo lo org yg so so aja. im sure it wont be your serious problem.


Ya mudah2an ini cuma terjadi sama gw aja, gw doakan dan harapkan kedepannya udh improve dari sisi pelayanan.
karena klo udh bisnis berbasis "service" kepuasan pelanggan paling penting.

8 comments:

  1. Hallo, seru baca reviewnya. Tapi mnrt saya dekorasinya lumayan kok ga parah2 amet. Bahkan saya mau niru yg ijo2 di photo galery :)

    ReplyDelete
  2. hi siss.. kalau boleh tahu kena berapa dekor spt ini siss?? you can send by email mariyani.w@gmail.com
    Saya saat ini sdg cri dekor, prnh ketemu satu florist yg tdk terlalu mahal tpi agak serem juga pakenya krn kesannya agak2 cuek bgitu orgnya.. dan bisa nmbah budget di tengah jalan ktnya...

    ReplyDelete
  3. Menurut aku malah bagus mbak dekornya, ga notice sm jeleknya di mana hehehe..

    ReplyDelete
  4. Setuju dekorasi nya bagus..apalagi warna nya cantik

    ReplyDelete
  5. Bagus begitu. Emg kayaknya apes aja ni dekor dpt client lebay gini hehe

    ReplyDelete
  6. Emang sih, pelaminan nya jelek. Flat gitu. Cuman salahnya client kalau milih vendor menengah tapi banyak mau. Biasanya vendor dekor menengah design struktur bangunannya itu2 aja, yg jadi pembeda cuma ornamen sama bunganya. Jadi kalau dia sblm2nya cuma pernah bikin yang flat, terus minta 3D ya jelek karena mereka gak pengalaman. Kecuali milih vendor decor mahal semacam sur*o decor yang bener2 ngedekor customize dari awal bgt sesuai konsep client.

    ReplyDelete
  7. Saya berkecimpung di dunia dekorasi mungkin baru tiga tahun, tapi saya rasa client ini sangat berhak untuk membagikan pengalaman buruknya seperti di atas. Sebagai vendor yang bekerja di wilayah service, seharusnya vendor tidak mengiyakan dan menjanjikan semua yang diminta oleh client. Kalau sudah mengiyakan dan tidak terwujud, sangat dimaklumi jika client kecewa. Jika memang tidak sanggup, harus jujur. Apalagi kita bekerja di wilayah yang bergantung dengan nama baik/buruk. Sama sekali tidak boleh berpikiran, "Halah, nanti juga nggak ngeh." Saya sangat memahami kekecewaan mbak dan keluarga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih sudah mengerti mba. tapi karna kejadiannya sudah lama, jadi skrng dijadikan momen lucu aja :)

      Delete

 

Self Quote

wherever you stand, stand like a model. whatever you do, do like a pro.

Instagram

Meet The Author

me? oh. I have 3 sides. (1) the quite and sweet side (2) the fun and crazy side (3) the side you never want to see